Image

Adorable Love

Cast:

*Giadore Shin

*Marcus Cho

Length : Ficlet

Genre : Romance – Fluff

Rating : T – 15

 

Warning : Please don’t bash and don’t copas this story without my permission. Last but not least, i need your comment^^

Gamsahamnida^^

Story begin………

***

“Kau! Apa yang kau lakukan pada tanamanku?!

“Aku hanya melihat saja. Kenapa? Tidak boleh?”

Gadis itu menggeram kesal, “Kalau hanya melihat, kenapa kau memetiknya hah?!”

Pria dihadapan gadis itu hanya memutar bola matanya malas lantas mengambil bunga mawar merah yang terjatuh dilantai, “Ini! Lihat! Ini hanya bunga! Tidak ada istimewanya sama sekali!”, pria itu kembali menjatuhkan mawar itu kelantai lantas berkata sambil menatap gadis itu, “tidak berguna!”

Tangan gadis berambut panjang itu mengepal, amarahnya meluap. Mata hazelnya menatap tajam pria berambut coklat yang berdiri dihadapannya.

Namun wajah marah itu berubah membentuk sebuah senyuman. Senyuman sinis.

“Tak berguna? Haha….,” gadis itu tertawa sinis membuat pria tinggi itu mengernyit bingung, “tapi setidaknya mawar ini tidak seperti kau yang lebih tidak berguna!”

Pria itu tercekat. Suasana hening. Mereka saling menatap tajam.

Kalian tahu? Mereka adalah Giadore Shin dan Marcus Cho. Sepasang mahasiswa lebih tepatnya sepasang musuh bebuyutan yang tak pernah akur. Mereka bertemu ditahun pertama Sekolah Menengah Atas dan sampai saat ini, saat mereka duduk dibangku mahasiswa tingkat tiga bahkan disatu fakultas, Fakultas Sains.

Takdirkah?

Terdengar menggelikan.

Bocah sekalipun akan tertawa jika mendengarnya.

Dan sekarang pertanyaannya, ada apa dengan mereka?

Apalagi kalau bukan kejahilan seorang Marcus Cho yang dengan se-enak jidatnya memetik mawar yang ditanam Giadore untuk bahan penelitiannya.

“Apa maksudmu, Nona Shin?”

Giadore tertawa sinis mendengar pertanyaan Marcus lalu menghela nafas malas, ” Astaga! Ternyata Marcus Cho yang pandai bisa mendadak bodoh. Ck…,” gadis itu menggelengkan kepalanya dengan malas lalu mengambil mawar yang tergeletak dilantai kemudian berbalik dan mulai berjalan meninggalkan Marcus.

Baru saja tangan kanan Giadore menyentuh gagang pintu, sepasang tangan yang kekar membalikkan tubuhnya dengan cepat lalu menghempaskan tubuh mungilnya ke daun pintu dengan kasar membuat Giadore merintih.

Gadis itu terkejut saat wajah Marcus tepat berada dihadapan wajahnya. Iris coklat Marcus yang menunjukkan amarah terlihat jelas.

Tangan Marcus mengunci tubuhnya.

Wajah Marcus yang sangat dekat menyadarkan Giadore bahwa pesona junior keturunan Cho itu memang menakjubkan. Feromon yang menguar dari tubuh pria itu membuat kerja otak Giadore serasa melemah. Giadore mengingat sesuatu, dimana teman-teman wanitanya sering membahas tentang Marcus Cho yang mempesona, mengingat tingkah wanita-wanita dikampusnya yang sering mencari perhatian pria itu.

Entah sejak kapan, bibir Marcus sudah menempel dibibir Giadore dan mulai melumatnya lembut. Semua orang tahu, selain pandai dan tampan, Marcus adalah iblis. Iblis yang amat mempesona. Namun kali ini iblis yang keluar dari diri Marcus berbeda. Dia tidak bisa mengontrol dirinya.

Saat aroma tubuh gadis itu menguar kedalam indra penciumannya.

Saat mata hazel itu menatapnya.

Saat bibir merah gadis itu menggodanya.

Tanpa dikomando, Marcus menarik tubuh gadis itu kedalam pelukannya tanpa melepas ciumannya saat dia merasa tubuh gadis itu hampir jatuh merosot.

Sentuhan Marcus yang lihai membuat Giadore terbuai. Sentuhan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Mata mereka terpejam mencoba menyalurkan rasa nyaman dan hangat.

Sejujurnya dia menyukai pria ini sudah lama, namun tingkah Marcus yang sangat menyebalkan membuatnya menutupi rasa itu.

“Kau miliku, Adoree…” bisik Marcus tanpa sadar disela-sela ciumannya.

Demi dewi Aphrodite! Marcus baru saja mengucapkan kalimat yang akan membuat geger seluruh kampus!

Giadore bisa mendengar bisikan itu. Bahkan sangat jelas.

Kata-kata Marcus barusan, seperti password yang membuka kunci hatinya yang menunjukkan sisi wanita dalam dirinya. Membuatnya semakin jauh dari alam sadarnya.

Meski otaknya serasa melemah namun jantungnya menghentak keras saat ucapan Marcus terngiang dipikirannya.

Asupan oksigen yang menipis membuat mereka harus menghentikan ciuman itu. Marcus sedikit menjauhkan wajahnya dari Giadore. Nafas mereka memburu. Perlahan mereka mulai membuka mata mereka, menatap satu sama lain. Namun kali ini tatapan mereka berbeda. Bukan amarah, kesal ataupun benci. Mereka menatap seolah saling berbicara melalui naluri yang sebenarnya.

Marcus kembali menunduk dan Giadore bisa merasakan bibir hangat Marcus menyentuh lehernya, mengulumnya lembut yang membuat Giadore memejamkan matanya. Giadore tahu Marcus sedang menciptakkan tanda disana namun bodohnya dia malah bertanya, ” Ma-marcus, apa yang kau lakukan?”

Suara lembut milik Giadore membuat Marcus menghentikkan aktivitasnya. Matanya kembali menatap Giadore yang menatapnya lembut. Dia sedikit mejauhkan tubuhnya dari gadis itu.

Perlahan tangan Marcus yang berada dipinggang gadis itu bergerak memegang tangan Giadore lalu mengangkatnya. Giadore bisa melihat mawar yang ditangannya diambil Marcus. Gadis itu mengernyit bingung.

Pikiran Marcus kembali kemenit-menit dimana dia masuk kedalam ruangan ‘Biology Labor’ untuk menunggu seseorang. Dia tahu orang yang dia tunggu pasti sedang menuju kesana. Namun sesampainya disana dia mendapati tanaman bunga mawar yang sedang bersemi. Perlahan dia mengeluarkan setangkai mawar merah dari dalam jas lab berwarna putih yang tengah dipakainya, lalu menyandingkannya dengan bunga mawar yang baru mekar. Bibirnya tersenyum.

Suara pintu yang dibuka dengan kasar membuatnya terkejut dan mawar ditangannya pun terjatuh. Perasaan gugup menghinggapinya saat sosok yang ditunggunya datang tapi yang sangat disesalkan raut wajah kesal gadis itu membuat rencananya buyar. Gadis yang dicintainya selama ini dengan diam-diam. Giadore Shin.

“Mawar ini, aku tidak memetiknya dari pohonmu,” Marcus menunjuk pada pohon bunga mawar milik Giadore. Saat ini mereka sama-sama bersandar pada daun pintu, “ini milikku,” ucap Marcus sambil menatap kelopak mawar merah ditangannya.

Tindakan itu dilakukan hanya untuk menutupi kegugupan yang melandanya.

Giadore menunduk menutupi pipinya yang memerah selain karena malu juga karena salah paham yang terjadi. Sebenarnya dia ingin marah dan menanyakan alasan Marcus yang sudah menciumnya tiba-tiba tapi rasa gugup membuatnya menelan hidup-hidup pertanyaan itu. Toh dia juga membalasnya bukan?

Oh tidak! Kau pasti sedang tidak waras, Giadore!

Gadis itu mengangkat wajahnya dan menatap Marcus, “Lalu, kenapa kau baru mengatakkannya sekarang? Dan untuk apa kau keruangan ini sampai membawa bunga??”

Marcus menegang, Giadore menyadari itu. Matanya membulat dan menatap Marcus tak percaya saat dia merasa sudah menemukan jawabannya, “Jangan bilang kalau kau ingin menyatakan cinta disini?” Giadore menggeleng tak percaya, “lalu siapa gadis sial yang kau sukai itu?”

Marcus menoleh cepat pada Giadore yang tersenyum mengejek kearahnya.

Giadore merasa aneh saat melihat Marcus tersenyum manis padanya. Senyum manis yang sebelumnya tidak pernah ditunjukkan Marcus padanya.

Giadore memundurkan wajahnya saat wajah Marcus mendekat.

Marcus semakin mengembangkan senyumnya saat melihat mimik wajah bodoh milik Giadore.

Gadis itu mengerjap saat Marcus menyodorkan mawar itu kewajahnya.

“Sayangnya, mawar ini untukmu, Adore. Si gadis sial itu.”

Giadore mematung ditempat mendengar ucapan Marcus bahkan saat Marcus meletakkan mawar itu ketangannya, dia masih belum mempercayai kata-kata itu.

Apakah Marcus baru saja menyatakan padanya bahwa……

Marcus tersenyum manis saat melihat pipi Giadore bersemu merah.

CUP

Kecupan Marcus dipipinya membuat Giadore tersadar dari keter-shock-annya. Dia mengerjap, pipinya memanas.

Marcus berlari kecil meninggalkan gadis itu sambil tersenyum bahagia dan itu membuat Giadore tak bisa untuk tidak tersenyum.

“Ya Marcus bodoh! Jangan lari kau!”

Giadore mulai berlari mencoba mengejar Marcus dengan senyum yang menghias dibibirnya.

Huuhh…sepertinya hari ini sangat cerah!

END

Advertisements

12 comments on “Adorable Love

  1. Hai aku reader baru,,,blum permisi udah sibuk ngubek2 ff kmu,,,ijin baca2 ya 😀

    yang pertama aku cari yang castnya kyuhyun,,,ini pertama yang sedang aku baca langsung dapet cerita yang WOWW,,,bikin ketagihan baca2 yang lain, boleh ya ??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s