Image

A little Dramione Story in Hogwarts

 

by : Giadore Shin

Cast :

* Draco Malfoy

* Hermione Granger

Length : Drabble

Genre : Fantasy

Rating : General

Disclaimer : Dramione belong to JK. Rowling in Harry Potter. But plot is mine. No bash and no plagiarism!

Warning : Fantasy yang gagal. Typo dimana-mana.. Mantra sihir dan kalimat aneh itu asli punya saya. Miannata 🙂

***

Draco bersiap dengan tongkat sihir ditangannya yang diarahkan pada gadis berambut ikal dengan hazel yang menatap tajam ke arah Draco.

“Brengsek kau, Malfoy!” desis gadis itu tajam yang hanya dibalas seriangan dari pria Pureblood itu.

“Darah lumpur sepertimu takan pernah bisa mengalahkanku.”

Hazel Hermione berkilat marah dan, “Birdly spectrum!”

sekumpulan burung kenari mulai berterbangan ke arah Draco dan langsung membuat pria berambut pirang platinum itu kelabakan. Jubah hijau Slytherinnya tampak mengikuti gerak tubuhnya.

Hermione tertawa sinis, dia tahu Draco belum mempunyai mantra penangkal sihirnya itu.

“Hei Granger, hentikan mantra bodohmu ini!”

Hermione hanya tertawa sinis melihat tingkah Draco yang lari menghindari kumpulan burung kenari miliknya.

Lihat, bahkan Asrama mereka sudah berantakan seperti kapal pecah. Draco Malfoy dan Hermione Granger adalah sepasang Ketua Murid di Hogwarts dan mereka tinggal di asrama yang sama.

“Grangger! Hush..menjauh dariku kenari sialan!”

Draco mengibaskan kumpulan burung itu dengan tongkatnya.

Hermione hanya memandang malas pada Draco sambil mendekap tangannya didepan dada. Tubuhnya dia sandarkan tepat didepan pintu kamarnya. “Berhenti menyebutku darah lumpur maka aku akan menarik burung-burung itu.”

Draco menoleh sinis sekilas pada Hermione dengan tangan yang masih berusaha menghindar dari burung-burung itu. “Kau sama menyebalkannya dengan burung-burung ini,” gumam Draco menyebalkan.

“Apa kau bilang?”

“Tidak. Bukan apa-apa.” Draco terlihat mulai berkeringat. Rambut pirangnya terlihat berantakan. “Baiklah, aku tak akan menyebutmu darah lumpur lagi tapi cepat singkirkan burung-burung ini.”

Hermione tersenyum penuh kemenangan. “Seorang Malfoy tidak akan mengingkari janjinya. Aku pegang kata-katamu, Malfoy.” Hermione mengarahkan tongkatnya pada burung-burung kenari itu, “Unspectrumious.”

Draco menghempaskan tubuhnya diatas karpet ruangan mereka saat burung-burung itu lenyap. Dia tampak kelelahan. Matanya terpejam.” Rambut musang,”gumamnya.

Hermione yang baru saja hendak masuk ke kamarnya menghentikan langkahnya mendengar itu. Dia berbalik dan mendapati Draco berjalan ke arahnya. “Slytherin sialan kau.. Mau apa kau?”

Hermione mengerjapkan matanya, nampak waspada saat Draco mendekat padanya dan menyudutkannya pada tembok samping pintu kamarnya.

Draco menyeriangi jahil tangannya menutup ruang gerak Hermione. “Aku ingin memberi pembalasan untukmu, Granger.”

Hazel Hermione membulat saat dia menyadari Draco menciumnya dan anehnya dia tak bisa bergerak.

‘Sialan kau, Malfoy, batin Hermione ketika menyadari mantra Scentioka milik Draco menguncinya.

Draco tersenyum dalam ciumannya. Dia tak berani berjanji sampai berapa lama dia menginginkan posisi ini. Gadis dihadapannya ini sama keras kepalanya dengannya so, jangan salahkan aku, batinnya.

Baiklah sepertinya ini akan berakhir sampai besok.

Malfoy sialan!

END 🙂

Advertisements

9 comments on “A little Dramione Story in Hogwarts

  1. numpang baca FF dramione yah.:) ceritanya seruuuu.. hehehe
    terimakasih untuk ceritanya dan ttp menulis:))

    salam pembaca.:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s