Image

My Flower Missy

Gambar

 

Author            : Giadore Shin (@AyuWon92)

 

Cast                :

  • Giadore Shin as Adore
  • Cho Kyuhyun

 

Length            :  Ficlet

 

Genre              : AU, Fantasy

 

Rate                : T

 

Disclaimer      : Cho Kyuhyun belong to themselves but Adore is mine. All stories is pure  by my lil brain. This story is mine!

Warning         : Typo(s)  everywhere. Hanya orang bodoh yang memplagiat FF abal ini karena orang bijak tidak akan menjiplak karya orang lain. Silahkan dibaca! ^^

Gamsahamnida…………….^^

 

Lets Reading!!

 

(Backsound : Girls Day – Cupid )

****

Adore mengepakan sayap transparannya diantara kumpulan bunga lili cala merah yang tumbuh subur di salah satu toko bunga terkenal di Seoul. Sesekali dia bersiul riang, bibir tipisnya mengulum senyum manis. Senandung lembut Adore seoalh menjadi pupuk yang dapat menyegarkan setiap bunga yang ia singgahi. Perlahan lili cala itu mulai mekar dan Adore dapat menghirup wangi bunga itu.

Adore mendaratkan tubuh mungilnya di salah satu daun, tangannya menyentuh kelopak bunga lili cala, pikirannya melayang saat mereka masih tinggal di taman bawah bukit. Taman asri mereka. Namun sayang, sekarang mereka sulit untuk kembali kesana mengingat adik perempuannya, Joongie yang ceroboh dan Shafa yang sensitive tidak akan mungkin mau kembali kesana. Keduanya sedang jatuh cinta pada kaum manusia.

Adore sadar, keinginan adiknya itu melanggar hokum alam, mengingat mereka bukanlah makhluk normal. Mereka adalah peri. Peri bunga. Konyolkah? Untuk manusia itu sangat konyol, tapi itulah takdir mereka. Well, mereka bisa menjadi manusia, tapi itu memiliki syarat, salah satunya adalah jika manusia itu bersedia mencium mereka dengan perasaan cinta yang tulus.

Adore mendesah pelan ketika matanya menangkap air muka bahagia dari Joongie pagi ini. Lee Hyuk Jae, pria itu sangat peduli pada adiknya dan Adore cukup pintar menebak arti sikap pria itu terhadap adik bungsunya. Bahkan So Ra, kakak perempuan Hyukjae dapat menerima kehadiran Joongie dengan baik.

Rambut coklat panjang milik Adore bergoyang lembut akibat terpaan angin musim gugur semi pagi ini. Dia menyentakkan kakinya pada ujung daun lalu mengepakan sayapnya untuk terbang, berniat mencari udara segar di musim semi, musim semi untuk bunga maupun untuk cinta.

Namun didepan toko bunga dia berpapasan dengan Shafa yang terlihat memegang buket bunga sakura, dia tak perlu bertanya itu untuk siapa karena pasti itu untuk pria berperawakn imut namun tampan, Kim Ryeowook. Pria yang membuat adiknya yang sensitive ini merasakan getar-getar cinta.

“Mau kemana, Onnie?” Adore berhenti tepat di hadapan wajah Shafa yang saat ini berwujud manusia, sayapnya tetap bergoyang menahan bobot tubuhnya. Bibirnya menyapa Shafa dengan senyum idealnya, “Musim semi. Kau tahu pekerjaanku bukan?”

Shafa mengerutkan kening sejenak lalu mengangguk sambil tersenyum, “Baiklah, aku tahu, Onnie sayang. Selamat bertugas!” Shafa mengepalkan tangannya yang bebas, menyemangati kakak tersayangnya.

“Gomawo, saeng-i.” Adore melambaikan tangannya lalu terbang meninggalkan Shafa, namun sebelum dia mencapai pintu keluar took, dia bias mendengar suara adiknya itu berteriak tentang sesuatu yang membuatnya geli.

“Semoga kau menemukan soulmatemu, Onnie!!”

 

&&&

Sayap transparan itu terus mengepak lincah membawa tubuh mungil berbalut gaun ungu tua yang menjuntai layaknya dedaunan  pohon aras Libanon yang segar. Sayap itu menuntunnya memasuki kawasan Taman Kota Seoul yang terlihat semarak dengan bunga-bunga yang mekar. Rambut coklatnya terkibas mengikuti gerak angin yang bersamanya. Hazelnya tampak berbinar kala irisnya menangkap rentetan bunga-bunga yang harumnya menguar kedalam indra penciuman siapapun yang menghirupnya. Seperti biasa, dia selalu bersenandung ria sementara bunga-bunga itu mekar seolah tersenyum.

Sesekali dia menyapa para kumbang yang menghisap madu bunga-bunga itu. Mata coklatnya menoleh pada pengunjung taman yang mulai terlihat ramai mengingat matahari mulai naik.

Adore mendengus ketika matanya mendapati banyaknya pasangan yang sedang memadu kasih.

 

Kau iri?

Tidak!

Benarkah?

Tentu!

Hahaha, kau jelas berbohong.

Terserah kau saja.

 

Itulah bentuk perdebatan yang terjadi dalam hati Adore saat ini. Bagaimanapun juga peri adalaah makhluk hidup yang punya hati. Meski mereka tidak terdeteksi layaknya manusia. Sejujurnya dia juga ingin speerti kedua adiknya, yang dengan mudah merasa jatuh cinta pada lawan jenisnya, yaahh meski mereka dari kaum yang berbeda dengan kaum peri.

Adore hendak berbalik namunnn…

“Awww…” Adore meringis saat badan kecilnya terhempas cukup keras di atas daun pohon maple. Dia mengusap sikunya dengan cepat, sedikit merah. Dengan kesal dia mendongkak dan mendapati sosok pria berambut coklat tebal tengah duduk dismaping pohon maple itu. Asore berdiri diatas daun itu dengan berkacak pinggang.

“Hei tuan, kenapa kau mendorongku?” bentaknya kesal, namun percuma toh si pria tak bias melihat dan mendengar suara makhluk mungil itu.

***

Kyuhyun menendang pohon maple dihadapannya dengan kesal, beberapa daunnya berguguran namun siapa peduli? Kyuhyun mendesah pelan lalu dengan malas menghemaskan tubuhnya dibangku dekat pohon maple yang baru saja ditendangnya.

Menangkup wajah kesalnya lalu mengusapnya kasar.

“Menyebalkan!!” teriaknya kesal tak mempedulikan orang-orang disekitarnya yang menatap aneh padanya.

Dia tak menyadari tubuh mungil Adore akan terhempas untuk kedua kalinya karena daun yang ia tempati bergoyang hebat akibat teriakan Kyuhyun yang tepat dihadapannya. Dan sialnya, tubuh mungilnya basah akibat salive Kyuhyun yang ikut muncrat.

“Kau benar-benar menyebalkan, tuaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnn…” teriak Adore dengan wajah merah padam saking kesalnya. Dia membersihkan tangannya dan gaunnya dari cairan yang melengket ditubuh dan gaunnya..

Kyuhyun terdiam sejenak ketika sayup-sayup dia seperti mendengar sebuah suara wanita yang berteriak memanggilnya. Dia mengarahkan pandangannya ke segala arah namun tidak ada seorang wanita disekitarnya yang mengajaknya bicara. Kyuhyun menggelengkan kepalanya, menepis suara-suara itu

Adore masih asyik membersihkan tubuhnya sambil menatap Kyuhyun dengan kesal, dia bias melihat Kyuhyun mendengra suaranya. “Apa kau mencariku?!!” Adore mengibaskan tangannya kea rah Kyuhyun. “Aku disini, Tuan menyebalkan!!!” seru Adore, peri itu terbang rendah tepat diwajah Kyuhyun, namun sepertinya Kyuhyun belum menyadarinya. Adore mengambil sehelai rumput muda lalu mengarahkan pada wajah Kyuhyun yang sontak terkejut dan bersin.

Adore tertawa dengan keras melihat reaksi Kyuhyun. Pria itu mengusap hidungnya kasar dan mengarahkan pandangannya pada sosok mungil dihadapannya. Dia mengernyit seolah mencerna objek pandnaganya saat ini.

Adore mendekap tangannya, hazelnya balas menatap Kyuhyun dengan sebal. “ Hei tuan menyebalkan, kenapa kau menatapku seperti itu?”

Kyuhyun shock pada Adore lalu menggeleng tak percaya. “Sepertinya masalah perjodohan ini membuatku jadi gila.”

“Hei tuaaann, kau tidak gila tapi menyebalkan.”

“Apa kau bilaang?! Siapa kau?”

“Kau tidak bias lihat wujudku ini, hah?”

Kyuhyun meneliti Adore yang berdiri dihadapannya dnegan sayapnya mengepak pelan. Dia mendesah keras, membuang pandangannya sejenak lalu tertawa malas, “Kau pikir ini fairy tale? Kau mau bilang kalau kau adalah peri,begitu? Astaga, dunia ini benar-benar sudah gila.”

“Kau tak percaya? Baik.” Adore bersiul pelan lalu mulai mengelilingi sebuah bunga yang masih kuncup namun perlahan bunga itu mulai mekar. Kyuhyun yang melihat itu hanya menganga.

“Peri bunga.” Adore menjawab pertanyaan pikiran Kyuhyun.

&&&

Kyuhyun menarik tangan seorang gadis yang berpakaian ungu tua keluar dari mobil force hitamnya. Gadis itu adalah Adore, si peri bunga. Dia berubah saat Kyuhyun sembarangan menyentuhnya. Saat seorang manusia menyentuh kaum mereka, mereka akan berwujud menjadi manusia normal. Dan ternyata hal itu dimanfaatkan oleh Tuan menyebalkan itu yang memintanya untuk menemui orang tuanya dalam rangka membatalkan perjodohan pria itu.

Mereka memasuki rumah mewah Kyuhyun yang diikuti oleh reaksi Adore yang tampak kagum. Rumah Hyuk Jae memang besar namun tidak se mewah milik Kyuhyun.

Kyuhyun bisa melihat reaksi gadis itu, “Kau tampak bodoh dengan ekspresi seperti itu, Nona Peri,” ledeknya, yang langsung mendapat pandanagan tajam dari Adore. Bukanya merasa takut, Kyuhyun malah merasa gadis itu semakin terlihat imut.

Kalau boleh jujur, Kyuhyun sendiri mengakui gadis yang tengah digenggamnya ini memiliki wajah yang lembut dan menenangkan, dengan rambut panjang coklatnya melayakkannya seperti peri yang ada dalam dongeng. Dan Kyuhyun masih belum mempercayai bahwa gadis itu adalah peri.

“Apa yang kau tertawakan, Tuan menyebalkan?”

Kyuhyun terdiam, dia tak mneyadri bahwa dia tertawa dengan fantasy anehnya sendiri. Pria itu menghentikkan langkahnya saat berada di depan pintu rumah mewahnya. Mata almond-nya menatap Adore dengan pandangan yang membuat jantung peri cantik itu menghentak keras, perasaan yang belum pernah menyentuh dinding hatinya.

“Sepertinya aku akan belajar untuk menyukaimu, Nona peri.”

 

&&&

Adore berbaring disamping Shafa yang sudah terlelap. Disamping Shafa, si bungsu juga sudah tidur nyenyak namun sampai tengah malam begini dia belum bisa menutup matanya, padahal seharian ini dia sudah berlelah-lelah menemai Kyuhyun. adore menatap langit-langit kamarnya dengan pikiran yang melayang pada kejadian seharian tadi.

Adore masih ingat bagaimana hangatnya tangan Kyuhyun yang setia menggenggam erat tangannya. Bagaimana senyum hangat Kyuhyun, elusan tangan lebar itu di puncak kepalanya. Apa ini rasanya jatuh cinta?

Tanpa sadar Adore menutup wajahnya yang sudah memerah. Tawa geli keluar dari mulutnya. Dia tak menyangka tuan menyebalkan itu punya sisi yang romantis. Dengan  cepat dia menyibakkan selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya lalu mulai memejamkan matanya, berharap pria itu muncul dalam mimpinya. Bolehkan dia berharap seperti itu?

&&&

Tak terasa sudah seminggu lebih Kyuhyun memintanya menjadi ‘kekasihnya’ untuk membatalkan rencana orang tua Kyuhyun yang berniat menjodohkannya dan sudah seminggu pula dia selalu bertemu dengan Kyuhyun. Tempat kencan favorit mereka adalah taman tempat pertemuan pertama mereka.

Hari ini mereka berjanji utnuk bertemu di taman itu. Kyuhyun memintanya untuk datang, dia ingin mengatakan sesuatu pada Adore. Adore menyadari bahwa dia sudah terjerat dengan perasaannya pada pria itu. Semalaman dia berpikir keras tentang apa yang akan Kyuhyun katakan padanya. Ada terbesit rasa takut dalam hatinya ketika dia membayangkan Kyuhyun memintanya untuk pergi dari hidupnya, walaupun orang tua Kyuhyun mengetahui hubungan pura-pura mereka namun tetap saja mereka berbeda.

Adore berjalan lesu memasuki area taman. Dia berjalan menuju bangku dekat pohon maple dengan perasaan tegang. Perasaan tegangnya itu bertambah beku saat hazelnya melihat pria itu tengah berpelukan dengan seorang perempuan…cantik.

Pernahkah kalian merasakan irisan pisau? Seperti itulah  hatinya saat ini bahkan mungkin lebih teriris. Tubuh Adore hampir terjatuh kalau saja dia tidak berpegangan pada pohon besar disampingnya. Matanya meneteskan cairan bening. Oksigen disekitarnya serasa menipis, dadanya sesak.

“Sakiit,” lirihnya sambil meremas dadanya dengan tangannya yang bebas. Tubuh lemahnya luruh ke tanah, membiarkan pakaian indahnya kotor oleh dedaunan kering dan tanah lembab mengingat ini masih pagi. Adore bersandar pada batang pohon, tidak tahu mengapa dia merasa tubuhnya serasa melemah, kekuatannya seolah menghilang, matanya yang sayu menatap hamparan bunga yang ikut layu. Kesadarannya mulai menghilang dan dia baru menyadari jika dia mencintai manusia dan berubah wujud lebih dari seminggu maka kekuatannya akan lenyap dan itu artinya dia pun akan mati. Tapi jika pria itu bersedia menciumnya dnegan tulus maka dia akan hidup dan menjadi manusia seutuhnya. Namun sepertinya itu tidak mungkin. Dengan kondisi lemah dia mencoba tersenyum sambil menatap Kyuhyun yang sedang tersenyum pada perempuan itu. “Saranghandago, Kyu,” ucapnya sebelum akhirnya mata itu tertutup.

&&&

“Gamsahamnida, Noona.” Kyuhyun memeluk wanita dihadapanya dengan senyuman bahagia

“Anieyeyo, Kyu. Kau sudah seperti adik, Noona dan pasti Noona mengharapkan kebahagiaanmu juga.” Wanita itu balas memeluk Kyuhyun.

Kyuhyun melepaskan pelukannya dengan senyum yang masih bertengger dibibirnya.  Wanita dihadapannya baru saja memberinya masukan bagaimana cara menyatakan cinta yang benar pada seorang gadis.

Kalian mau tahu? Ini kali pertama Kyuhyun menyatakan cinta pada wanita jadi harap maklum. Dan siapakah wanita beruntung itu?

“Baiklah, Noona pergi. Berjuanglah, Kyunnie” Wanita itu melambaikan  tanganya lalu pergi meninggalkan Kyuhyun yang tersenyum melihat sesuatu yang tengah digenggamnya. Dia merasa sanagt gugup menati kedatangan sosok yang tengah ditunggunya.

Dia mengarahkan pandangannya pada pintu masuk taman dan dia mengernyit saat mendapati siluet tubu yang sangat dikenalnya bersandar pada sebuah pohon. Dengan cepat dia berlari kearah sosok itu dan Kyuhyun melemas mendapati bahwa sosok itu adalah gadis yang ditunggunya. “Ado…ree..”

Kyuhyun meraiih tubuh Adore dalam dekapannya. “Adore, buka matamu.” Kyuhyun menepuk pipi Adore. “Kumohon buka matamu. Adore!”

Adore yang merasa guncangan keras pada tubuhnya dan tepukan dipipinya mencoba membuka matanya yang sangat berat, dan dia tersenyum lemah. “Kyu..hyuunn..”

Kyuhyun merasa lega saat Adore membuka matanya, “Bertahanlah, aku akan membawamu ke rumahsakit.”

Adore menggeleng lemah. “Jangan. Kau tidak ingat siapa aku?” Adore mengarahkan telunjuknya pada bibir Kyuhyun ketika pria itu hendak menyelanya lalu dengan lembut mengusap wajah Kyuhyun. “Kyu, kau tahu, aku bahagia pernah mengenalmu. kau pria yang baik dan..romantis.” Adore terkekeh lemah, “Aku selalu bersyukur memiliki rasa ini untukmu. Sebelum semua ini berakhir, aku hanya ingin memberitahumu bahwa meski kau bukan takdirku tapi kau adalah cinta pertamaku….”

Mata Adore mulai terasa berat dan Kyuhyun bias melihat wajah putih Adore semakin pucat. “Apa maksudmu kalau aku bukan takdirmu?”

Adore tersenyum lemah. “ Karena hatimu sudah terisi wanita lain dan itu bukan aku.”

Kyuhyun tersentak, dia baru menyadari kalau Adore ternyata melihat adegan pelukan tadi. “Gadis bodoh, kenapa kau suka sekali mengambil kesimuplan sendiri, hah?!” teriaknya frustasi, matanya tampak berkaca-kaca. “Aku-aku…hanya kau wanita yang kucintai, gadis bodoh!”

Belum hilang ketershockan Adore akan pernyataan Kyuhyun saat tiba-tiba kyuhyun menciumnya. Seperti ada jaringan dalam tubuhnya yang menyala dan hangat membuat energinya yang hilang tadi mulai kembali. Setiap saraf dalam tubuhnya seolah terisi kembali. “Terima kasih,” ucap Adore di sela-sela ciumannya. Dan akhirnya Kyuhyun terpaksa melepas ciumanny saat cahaya terang menarik dan meliputi tubuh Adore, cahaya disertai pusaran angin seperti badai kecil namun lama kelamaaan dari pusaran itu tampillah Adore yang baru berdiri dihadapannya.

Adore hanya tersenyum melihat Kyuhyun yang masih shock, gadis itu melihat lengannya yangkini bersih, tanpa symbol kaum peri menempel disana.

Perlahan Kyuhyun berdiri tepat dihadapan Adore yang masih setia tersenyum. “Gomawo Kyu, kau merubahku menjadi manusia seutuhnya.”

“Ka..uu.. manusi..a..”

Adore mengganguk semangat lalu mengulurkan tangannya pada Kyuhyun. “Annyeonghaseyo, Cho Kyuhyu-sshi, joneun Adore imnida.”

Kyuhyun tertawa kecil mendengar sapaan itu. Benar, ini adalah awal baru untuk mereka. Kyuhyun menjabat erat tangan gadis itu dengan senyum yang bertengger diwajah kedua insane itu. “Annyeonghaseyo Adore-sshi, joneun Cho Kyuhyun imnida.”

END

Advertisements

8 comments on “My Flower Missy

  1. Sekali lagi ceritanya keren… Krn dpt cinta n dicium dr pria yang dicintai dgn tulus. Dy bisa menjadi manusia sesuai dgn di harapan.. Kisaj yg romantis..keep writing ya saeng

  2. Waaah.. Jadi keinget film barbie yg peri bunga. Tapi ini jauuuuuuuh beda.
    Keren ini malah.. Khawatir sndiri wktu Adore melemah, tp tnpa dikasih taupun Kyuhyun udah nyium dia. Dan…. Tada!! Mereka sama!
    Manisssss suka bangeeeet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s